Menempa generasi Qur'ani yang berilmu, beramal, dan berakhlak mulia — melanjutkan perjuangan para pendahulu dalam mendidik umat.
Yayasan Pondok Pesantren An-Nidhomiyah dibentuk pada 20 Februari 1988 di bawah kepemimpinan KH. Badrus Sholeh Syakur. Beliau meneruskan perjuangan para pendahulu yang telah mengabdikan diri dalam pendidikan keagamaan bagi masyarakat.
Bersama keluarga, beliau membentuk yayasan pesantren untuk memberikan sumbangsih pendidikan bagi masyarakat sekitar — mulai dari pengajian rutin, pendidikan Al-Qur'an, kajian hadis, tafsir, dan berbagai disiplin ilmu agama lainnya.
Dari majelis pengajian sederhana menjadi pondok yang mendidik generasi Qur'ani.
Yayasan Pondok Pesantren An-Nidhomiyah resmi dibentuk di bawah kepemimpinan KH. Badrus Sholeh Syakur, meneruskan perjuangan para pendahulu yang lebih dahulu mengabdi dalam pendidikan keagamaan di Ngelom.
Pengajian rutin dan pendidikan Al-Qur'an dibuka bagi warga sekitar — menjadi cikal bakal kegiatan pesantren yang berjalan sampai hari ini.
Kajian meluas ke hadis, tafsir, dan kitab-kitab turats, seiring bertambahnya santri yang menetap di pondok.
An-Nidhomiyah terus menjaga tradisi keilmuan salaf sambil membina santri agar siap menghadapi zamannya.

Pondok Pesantren An-Nidhomiyah berdiri pada 20 Februari 1988 di bawah kepemimpinan KH. Badrus Sholeh Syakur. Beliau meneruskan perjuangan para pendahulu yang telah mengabdikan diri dalam pendidikan keagamaan bagi masyarakat.
Bersama keluarga, beliau membentuk yayasan pesantren untuk memberikan sumbangsih pendidikan bagi umat — dari pengajian rutin, pendidikan Al-Qur'an, hingga kajian hadis dan tafsir.
Motto pesantren: عِشْ كَريمًا أَوْ مُتْ شَهيدًا — "Hidup Mulia atau Mati Syahid".
Sambutan resmi dari pengasuh akan ditampilkan di bagian ini.
Memadukan hafalan, pemahaman, dan pengamalan dalam bimbingan para asatidz yang bersanad.
Program menghafal Al-Qur'an dengan metode talaqqi dan muraja'ah rutin, menjaga kualitas bacaan sesuai tajwid.
Pendalaman fikih, nahwu, sharaf, dan akhlak melalui kitab-kitab turats sebagai fondasi keilmuan salaf.
Majelis tafsir Al-Qur'an dan kajian hadis untuk memahami makna wahyu dan sunnah Nabi Muhammad SAW secara mendalam.
Pembinaan karakter dan adab keseharian agar santri tumbuh menjadi pribadi yang santun dan berbudi.
Majelis ilmu terbuka bagi santri dan masyarakat sekitar, merawat tradisi pengajian sejak pesantren berdiri.
Bimbingan asrama 24 jam yang menanamkan kemandirian, kedisiplinan, dan ukhuwah dalam lingkungan Qur'ani.
An-Nidhomiyah adalah pondok pesantren salaf — menekankan penguasaan kitab kuning, hafalan Al-Qur'an, dan pembentukan akhlak melalui madrasah diniyah yang berjenjang, tanpa meninggalkan tradisi keilmuan para ulama.
Fondasi santri: mengenal huruf dan bacaan, dasar tata bahasa Arab, serta ibadah dan adab keseharian.
Pendalaman alat bahasa hingga santri mampu membaca dan memahami kitab kuning secara mandiri.
Penguasaan kitab-kitab besar dan pembiasaan musyawarah keilmuan (bahtsul masail).
Santri membaca kitab satu per satu di hadapan kiai untuk ditashih langsung.
Kiai membaca dan memaknai kitab, santri menyimak serta mencatat maknanya.
Santri berdiskusi mendalami masalah agama (bahtsul masail) untuk mengasah nalar.
Menghafal nadzom & matan penting serta muraja'ah Al-Qur'an secara rutin.
Penjenjangan kelas dan kitab yang diajarkan menyesuaikan ketentuan pesantren.
Diasuh langsung oleh kiai dan asatidz yang bersambung sanad keilmuannya.
Suasana ibadah dan belajar yang kondusif, jauh dari pengaruh negatif.
Pembinaan santri 24 jam dengan pendampingan akhlak dan ibadah.
Pendidikan bermutu yang dapat dijangkau seluruh lapisan masyarakat.
Ritme harian santri berputar di antara ibadah, mengaji, dan berkhidmat kepada sesama.
Rincian jadwal dan fasilitas menyesuaikan ketentuan pesantren.
Potret kegiatan santri dalam belajar, beribadah, dan berkhidmat.
Foto pada galeri ini masih berupa ilustrasi suasana pesantren. Dokumentasi asli An-Nidhomiyah akan menggantikannya.8

Memimpin pesantren sejak yayasan dibentuk pada 1988.
Melayani pertanyaan calon santri dan wali seputar pendaftaran.
Nama dan bidang asuh para ustadz akan ditampilkan setelah dikonfirmasi pesantren.
Konsultasi & konfirmasi jadwal melalui narahubung PPDB.
Lengkapi formulir pendaftaran dan berkas persyaratan.
Tes baca Al-Qur'an dan wawancara bersama santri & wali.
Registrasi ulang dan mulai menempuh pendidikan di pesantren.
Belum menemukan jawabannya? Silakan hubungi narahubung PPDB melalui WhatsApp.
Catatan ringan seputar adab, keilmuan pesantren, dan persiapan mondok.

Yang pertama dibenahi di pesantren bukan hafalan, melainkan cara duduk, cara bertanya, dan cara memuliakan guru.
Baca selengkapnya
Kertasnya menguning, hurufnya tanpa harakat — dan justru di situlah letak latihannya.
Baca selengkapnya
Tantangan terbesar penghafal bukan menambah hafalan baru, melainkan menjaga yang sudah ada.
Baca selengkapnya
Barang bawaan hanya sebagian kecil. Yang menentukan justru kesiapan hati anak dan orang tuanya.
Baca selengkapnyaJl. Raya Ngelom No.179, Ngelom, Kec. Taman, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur
Gus Hijri Alauddin, S.Sos, S.Hi
+62 858-5945-4599
Disarankan menghubungi narahubung terlebih dahulu sebelum berkunjung.