BerandaArtikel › Panduan Wali
Panduan Wali

Bekal Santri Baru: Yang Perlu Disiapkan Sebelum Mondok

Barang bawaan hanya sebagian kecil. Yang paling menentukan justru kesiapan hati anak dan orang tuanya.

Kategori: Panduan WaliPerkiraan baca: 7 menit
Seorang anak menata sarung, peci dan buku di kamar asrama pada hari pertama
Ilustrasi hari pertama santri baru. Bukan dokumentasi An-Nidhomiyah.

Menjelang keberangkatan, yang paling sibuk biasanya justru orang tua. Koper dibongkar pasang, barang ditambah terus. Padahal bekal yang paling menentukan tidak muat di dalam tas.

Tulisan ini disusun untuk membantu wali santri mempersiapkan anak sebelum mondok. Untuk daftar resmi perlengkapan dan ketentuan yang berlaku, silakan tetap menanyakan langsung kepada panitia penerimaan santri baru.

Barang yang Umumnya Dibawa

Beri nama pada setiap barang. Di pondok, puluhan sarung berwarna sama akan berakhir tertukar bila tidak ditandai.

Kebiasaan yang Sebaiknya Dilatih Sejak di Rumah

Ini bagian yang sering terlewat. Anak yang belum pernah mengurus dirinya sendiri akan kaget di minggu pertama, dan rasa kaget itulah yang paling sering memicu keinginan pulang.

Melatih hal-hal ini dua atau tiga bulan sebelum berangkat jauh lebih baik daripada memberi nasihat panjang pada hari keberangkatan.

Bagian yang Berat Justru untuk Orang Tua

Banyak wali santri terkejut menyadari bahwa yang paling sulit melepas bukan anaknya, melainkan dirinya sendiri. Beberapa hal yang biasanya disampaikan pengurus kepada orang tua:

Ukuran Keberhasilan Tahun Pertama

Orang tua kerap mengukur keberhasilan dari berapa juz yang sudah dihafal atau berapa kitab yang sudah dikhatamkan. Padahal pada tahun pertama, ukuran yang lebih jujur biasanya sederhana: anak betah, mau mengaji, hormat kepada guru, dan mulai bisa mengurus dirinya sendiri.

Kalau empat hal itu tercapai, sisanya akan menyusul. Pesantren bukan tempat yang bekerja dalam hitungan bulan, melainkan bertahun-tahun — dan buahnya sering baru terasa jauh setelah santri pulang.

Catatan. Tulisan ini disusun sebagai bahan bacaan umum bagi calon santri dan wali. Untuk ketentuan yang berlaku di Pondok Pesantren An-Nidhomiyah, silakan menghubungi narahubung pesantren. Naskah masih dalam tahap tinjauan dan menunggu tashih dari pengasuh sebelum ditayangkan secara resmi.

Ingin Mondok di An-Nidhomiyah?

Alur pendaftaran, persyaratan, dan formulir pendaftaran santri baru tersedia lengkap di halaman PPDB.

Buka Halaman PPDB Chat Panitia

Bacaan Lainnya